WELCOME TO MY BLOG
0

verdiatale part 3


Beberapa kali gadis itu menceritakan kisahnya kepada temannya yang lain juga, pastinya tanpa menyebutkan nama siapa yang dia tunggu. Dan selalu saja teman2nya menjawab 'udah di doain aja'. Dan selalu juga, itulah yang dilakukan gadis itu tiap harinya.

"puncak kerinduan adalah saat 2 orang mendoakan orang yang dirindukan dari tempatnya masing2".

Gadis itu telah menyadari dia tidak hanya naksir, atau suka sesaat. Karena pernah ada yg mengatakan 
'naksir hanya bertahan 4 bulan, jika lebih dari itu maka anda benar2 menyayanginya'.
1 tahun dia punya perasaan itu. Apakah itu waktu yang sebentar? Tidak. Itu waktu yang sangat lama. Sangat lama untuk memahami perasaannya. Memahami bahwa gadis itu merasa ada yang hilang di kehidupannya tanpa seseorang itu. Merasa ada yang kurang dan berbeda. Dan merasa bahwa dia nyaman jika berada di samping seseorang itu.


1 tahun pula lah perasaan itu muncul. Entah itu cinlok karena sering bareng atau apa, dia juga nggak tau. Karena 1 tahun lalu mereka sering terlibat suatu hal bersama. Tapi nyatanya setelah berpisah jarak pun gadis itu masih punya perasaan itu.


Ingin rasanya gadis itu kembali ke masa 1 tahun yang lalu. Saat tidak ada batas dan jarak diantara kedua manusia itu. Saat semuanya terasa indah untuk dilalui. Saat mimpi belum mengalahkan segalanya. Melainkan sebagai pendekat antara keduanya. Namun, dia hanya bisa pasrah. Waktu berlalu, dia rela berpisah demi mimpi orang yang dia tunggu.


Bukankah jodoh telah diatur ? Jadi, walaupun dipisahkan sejauh apapun jika memang berjodoh Tuhan akan mempertemukan kembali. Seperti yang diinginkan gadis itu saat ini, bertemu kembali, tentunya pada waktu yang tepat. Gadis ini akan menunggu, sampai Tuhan mengabulkan doanya. Semoga Tuhan mendengar doa gadis ini.


Cerita yang rumit bukan ? Cerita itu belum selesai, karena gue sendiri belum tau endingnya. Dan gue pikir, itu nggak akan ada endingnya. Karena waktu akan masih terus berjalan. Rumit, sangat rumit. Menunggu dan menanti. Bukankah menunggu adalah hal yang menyebalkan ?


Semoga kalian bisa menemukan celah untuk mencernanya. Celah untuk mengerti maksud cerita ini. Dan celah untuk mengetahui pesan dari cerita ini.


Sekali lagi, bukankah menunggu adalah hal yang menyebalkan ? Tapi yakinlah, jika kalian sabar, sesuatu yang kalian tunggu akan tiba pada waktunya. Tentunya waktu yang tepat dan indah. Tapi jangan biarkan seseorang menunggu anda karena itu sangat menyakitkan bagi orang yang menunggu anda apalagi tanpa kabar atau jawaban.

“Be Patient" is very good advice, but the waiting makes me curious. –Alice (Alice in Wonderland)
0

verdiatale part 2


gadis itu sedang menunggu seseorang, seseorang yang dulu selalu menjadi penyemangatnya, seseorang yang punya mimpi yang sama dengan gadis itu, seseorang yang sekarang sibuk dengan dunianya, dunia yang dikejarnya dari dulu, dunia yang diinginkannya dari dulu, dan seseorang yang menaruh harga mati di otaknya untuk suatu hal.

Yang ada di pikiran gadis itu tentang orang yang ditunggunya adalah, dia hanya akan fokus dengan mimpinya. Jadi mungkin dia akan mengorbankan semuanya seperti perasaannya, hidupnya bahkan mungkin nyawanya demi harga mati dan mimpinya tersebut.

Gadis itu sering menceritakan tentang perasaanya yang aneh itu ke sahabat kecilnya. Cuma sahabat kecilnya yang tau siapa orang yang ditunggu gadis itu. Karena gadis itu hanya nyaman mencurahkan isi hatinya ke sahabat kecilnya. Karena menurutnya, sahabat kecilnya itu bagaikan kakak bagi gadis itu.

Sahabat kecil gadis itu juga sering memberikan pernyataan, pernyataan yang membuat gadis itu berpikir. Entah apa yang dipikirkannya, karena gue juga gak tau.

"bukannya kamu yang minta sama Tuhan biar dia jadi kayak sekarang gini, tapi begitu dikabulin kenapa kamu malah sedih bukannya seneng?"

memang, seperti inilah yang diinginkan gadis ini sejak dulu. Seseorang itu menjadi sekarang ini, bisa meraih mimpinya. Tuhan telah mengabulkannya. Tapi bukankah indah jika mimpi telah ditangan tapi keadaan bisa tetap seperti dulu ? Hei...ini bukan fairytale ! Ini kenyataan, dunia nyata ! Bukannya dongeng yang bisa ditulis sesuka hati endingnya oleh penulis.

Pertanyaan ini yang sering muncul di kepala gadis itu, apakah seseorang itu masih mengingatnya ? Pertanyaan yang mudah, tapi susah untuk mencari jawabannya karena gadis itu nggak berani untuk mencari jawabannya. Dia takut akan kenyataan yang mungkin akan berbeda dengan yang diharapkannya. Sekali lagi, dia takut orang itu lebih mementingkan mimpinya daripada perasaannya mementingkan harga matinya.

Sebenarnya ada sesuatu yang bisa menjawab pertanyaan gadis tsb, yaitu sapaan 'hai' atau 2 kata 'apa kabar' dari orang itu. Sesuatu yang membuktikan dia masih mengingat gadis itu. Sesuatu yang mungkin cukup bisa untuk pengobat rindu. Tapi ? Entahlah. Gadis itu belum pernah mendengarnya dari orang yg ditunggunya. Mungkin Tuhan belum berniat mempertemukan mereka berdua.

Dan sekali lagi, gadis itu hanya bisa menunggu dan menanti.
"Biarkan dia mengejar mimpinya, selagi dia sempat. Aku akan setia menunggu"
kalimat yang sering digunakan gadis itu untuk menenangkan hatinya. Menenangkan rasa rindunya meskipun selalu gagal.

1 tahun gadis itu menyiapkan tempat yang sangat indah di hatinya, tentunya untuk orang tersebut. Tapi apa gunanya jika tempat itu tetap diabiarkan kosong tanpa ada yang mengisinya. Sayang pastinya. Seperti menyiapkan kamar yang indah dengan berbagai hiasan tapi tidak ada yang menempatinya. Tapi itulah cewek, hanya bisa menunggu dan menanti.


***bersambung***


0

verdiatale part 1



Gue akan menceritakan ke kalian sebuah cerita dari seorang gadis yang berumur 18 tahun. Sepenggal cerita kehidupannya yang labil, rumit, dunia yang sulit untuk ditebak. maka simaklah, mungkin saja ini seperti kehidupan kalian, para remaja

suatu hari, gadis ini menghadiri sebuah acara sekolahnya terdahulu, acara yang diadakan rutin yang menghadirkan para alumninya untuk sedikit berbagi kisah, termasuk gadis ini. Acara ini juga menjadi moment untuk bertemu teman teman lamanya, termasuk gadis ini yang bertemu ke 5 temannya. Teman yang selama tahun terakhir di sekolah terdahulunya menjadi teman yang paling dekat dengan gadis ini.

Karena jarak, mereka jarang bertemu. Maka, saat diberi kesempatan bertemu, mereka bercerita apapun. Dunia mereka saat ini, pendidikan yang ditempuh bahkan bercerita apa yang dipelajarinya saat ini. Salah satu teman gadis ini berkuliah di jurusan psikologi, dan dia bisa 'membaca' orang melalui tulisan dan tanda tangan orang tersebut. Jadilah ke 5 remaja ini meminta untuk dibacakan tentang dirinya.

Satu persatu mulai dibaca oleh teman gadis itu, hingga tiba si gadis itu sendiri yang dibaca. Dia menulis beberapa kalimat dan diakhiri dengan tanda tangan. Kemudian, teman gadis itu mulai menganalisis, diam, lama. Raut mukanya berubah, senyum, namun senyum yang aneh dan sulit ditebak. Entah apa yang dilihatnya. Kemudian dia menyampaikannya pada gadis itu.

"kehidupan kamu selalu datar. Kamu hanya memikirkan hari ini dan kamu belum memiliki planning untuk kedepannya. Dan ini yang paling parah, motivasi kamu rendah banget. aku lihat kamu lagi butuh motivasi banget. Apa kamu menanti seseorang yang bisa kasih motivasi ke kamu?"

gadis itu hanya tersenyum. Yah, semuanya benar. Sangat benar terutama dia sedang menanti, menanti seseorang. Gadis itu memiliki sifat mudah sekali bercerita ke orang lain, jadi dia hanya tersenyum menjawab pertanyaan temannya itu. Karena orang yang dia tunggu adalah orang yang sangat mereka kenal. Jadi dia tidak akan bercerita, dia takut semuanya terbongkar. Karena dia mencoba menyimpan semuanya selama 1 tahun itu se-rapi mungkin. Dan dia berhasil menyembunyikannya bahkan kepada sahabatnya sejak SMP dulu.

Ke 4 temannya bertanya "siapa yg kamu tunggu?" lagi lagi dia hanya jawab "aku belum siap buat cerita". Jawaban itu mengingatkan gadis itu atas pertanyaan sahabatnya sejak SMP, "siapa yang kamu maksud?", saat gadis itu menulis di jejaring sosial kalimat ini di hari graduation SMAnya 'hari ini lo keren, sayangnya cuek banget dan bodohnya gue suka'. Yah, itu orang yang sama yang dimaksud gadis itu. Rumit ? Memang. Itulah hidup.

**bersambung**






0

between 2012 and 2013

beberapa jam lagi 2013, yah gue nulis ini di detik detik the end of 2012

Tuhan, sebenernya gue gak mau tinggalin taun ini. ini tahun terindah Tuhan. meskipun tetap banyak batu kerikil di dalamnya. tapi gue tetep menikmati itu semua.

makasih buat 1 tahun ini

buat lo, yang udah bikin hidup gue berwarna. lo yang bikin gue yakin atas mimpi gue. lo yang selalu bilang ke gue kalo gue pasti bisa. lo yang selalu bantu gue buat semuanya.
makasih juga Tuhan, di tahun ini gue bisa deket sama dia, banyak terlibat bareng sama dia dan gue tetep makasih meskipun di tahun ini pula Tuhan memisahkan gue sama dia. kalo emang itu yang dituliskan, gue bersyukur pernah dan bisa kenal sama dia.

buat brian, meskipun di taun ini dia jarang nongol karena dia makin tua (semester kuliahnya), tapi dia support saat gue sibuk dan bingung cari kuliah. dia bener bener sahabat dan kakak terbaik yang gue punya.

buat SMA 3 SEMARANG yang melahirkan para ALSTE dahsyat
buat temen galau gue alifia dian farizha, ichwanudin, rani, baehaqi yusuf, rachmawati yulianingtyas semua temen PG. kita galau bareng, kita fight bareng dan kita gila bareng.

sekali lagi Tuhan, jika diberi kesempatan buat ngulang waktu. gue pengen kembali di 2012 meskipun di tahun itu gue GAGAL tapi gue bisa bareng terus sama dia.

good bye 2012, welcome 2013. be nice for me and i hope i can be a good person .

HAPPY NEW YEAR 2013 !!!!

0

"apa kau percaya pada suatu kebetulan ?"
"tidak"
"mengapa ?"
"Karena sehelai daun jatuh pun telah diatur oleh Tuhan"
"jadi, menurut kamu pertemuan kita telah diatur Tuhan ?"
"iya"
"dan perpisahan kita juga telah diatur oleh Tuhan ?"
"iya"
"tapi mengapa Tuhan mengatur kita untuk berpisah ? apa kita tidak ditakdirkan untuk bersama ? dan apakah Tuhan menginginkan kita hanya sebatas kenal ?"
"jika itu yang direncanakan Tuhan maka aku sangat bersyukur atas itu"
"mengapa ? apa kau tidak ingin kita bersama ?"
"bukan, aku bersyukur karena aku diberi kesempatan Tuhan untuk bisa mengenal orang seperti dirimu ."
Diberdayakan oleh Blogger.
Back to Top