WELCOME TO MY BLOG
0

verdiatale part 2


gadis itu sedang menunggu seseorang, seseorang yang dulu selalu menjadi penyemangatnya, seseorang yang punya mimpi yang sama dengan gadis itu, seseorang yang sekarang sibuk dengan dunianya, dunia yang dikejarnya dari dulu, dunia yang diinginkannya dari dulu, dan seseorang yang menaruh harga mati di otaknya untuk suatu hal.

Yang ada di pikiran gadis itu tentang orang yang ditunggunya adalah, dia hanya akan fokus dengan mimpinya. Jadi mungkin dia akan mengorbankan semuanya seperti perasaannya, hidupnya bahkan mungkin nyawanya demi harga mati dan mimpinya tersebut.

Gadis itu sering menceritakan tentang perasaanya yang aneh itu ke sahabat kecilnya. Cuma sahabat kecilnya yang tau siapa orang yang ditunggu gadis itu. Karena gadis itu hanya nyaman mencurahkan isi hatinya ke sahabat kecilnya. Karena menurutnya, sahabat kecilnya itu bagaikan kakak bagi gadis itu.

Sahabat kecil gadis itu juga sering memberikan pernyataan, pernyataan yang membuat gadis itu berpikir. Entah apa yang dipikirkannya, karena gue juga gak tau.

"bukannya kamu yang minta sama Tuhan biar dia jadi kayak sekarang gini, tapi begitu dikabulin kenapa kamu malah sedih bukannya seneng?"

memang, seperti inilah yang diinginkan gadis ini sejak dulu. Seseorang itu menjadi sekarang ini, bisa meraih mimpinya. Tuhan telah mengabulkannya. Tapi bukankah indah jika mimpi telah ditangan tapi keadaan bisa tetap seperti dulu ? Hei...ini bukan fairytale ! Ini kenyataan, dunia nyata ! Bukannya dongeng yang bisa ditulis sesuka hati endingnya oleh penulis.

Pertanyaan ini yang sering muncul di kepala gadis itu, apakah seseorang itu masih mengingatnya ? Pertanyaan yang mudah, tapi susah untuk mencari jawabannya karena gadis itu nggak berani untuk mencari jawabannya. Dia takut akan kenyataan yang mungkin akan berbeda dengan yang diharapkannya. Sekali lagi, dia takut orang itu lebih mementingkan mimpinya daripada perasaannya mementingkan harga matinya.

Sebenarnya ada sesuatu yang bisa menjawab pertanyaan gadis tsb, yaitu sapaan 'hai' atau 2 kata 'apa kabar' dari orang itu. Sesuatu yang membuktikan dia masih mengingat gadis itu. Sesuatu yang mungkin cukup bisa untuk pengobat rindu. Tapi ? Entahlah. Gadis itu belum pernah mendengarnya dari orang yg ditunggunya. Mungkin Tuhan belum berniat mempertemukan mereka berdua.

Dan sekali lagi, gadis itu hanya bisa menunggu dan menanti.
"Biarkan dia mengejar mimpinya, selagi dia sempat. Aku akan setia menunggu"
kalimat yang sering digunakan gadis itu untuk menenangkan hatinya. Menenangkan rasa rindunya meskipun selalu gagal.

1 tahun gadis itu menyiapkan tempat yang sangat indah di hatinya, tentunya untuk orang tersebut. Tapi apa gunanya jika tempat itu tetap diabiarkan kosong tanpa ada yang mengisinya. Sayang pastinya. Seperti menyiapkan kamar yang indah dengan berbagai hiasan tapi tidak ada yang menempatinya. Tapi itulah cewek, hanya bisa menunggu dan menanti.


***bersambung***


0 komentar:

Posting Komentar

please leave your comment, thanks

Diberdayakan oleh Blogger.
Back to Top