Bagaimana jika ternayata kau
salah mengambil langkah ? rasanya jalan yang kau pilih benar ya ? tapi nyatanya
? saat temanmu tak sengaja teringat dengannya karena ulahmu sendiri, kau ikut
sakit kan ?
Dengan segala kejadian kurang
lebih 1 tahun yang lalu, yang menyadarkan bahwa ternyata dialah yang pertama
dan sadarlah, dia masih ada di salah satu bilik hatimu. Mungkin karena terlalu
kecilnya dan ada yang lain hingga kau tak pernah sadar keberadaannya.
Kau rindu kan ? pasti kau
mengelak. Mengaku lah kalah nak, egomu terlalu besar. Mengakulah ketika dia
datang dan menawarkan perhatiannya ditengah penantian panjangmu kepada sesorang
ada bagian dalam hatimu yang seakan menerima morfin. Masih saja kau mengelak ?
Mengakulah ketika akhirnya kau
bertemu dengannya rasa itu masih sama dengan 7 tahun yang lalu. Mengakulah lewat
pandangan mata kalian berdua. Pandangan mata yang sempat membuat iri teman
temanmu ketika kau berbicara dengannya, masih sama kah ? atau ada perubahan ? mengakulah
sayang.
Mengakulah ketika dia
mengutarakan semuanya, ada perasaan terbang yang coba kau supressi, ya karena
sifatmu yang mudah jatuh ketika yang kau inginkan itu lepas. Kau tak ingin dia
lepas dari hidupmu dan akhirnya kau memilih mengucapkan kata tidak.
Mengakulah, alasanmu
melepasnya bukan karena masa lalu nya atau sifatnya. Mengakulah jika sebenarnya
kau terlalu sayang hingga kau takut akan segala kemungkinan yang bisa menyebabkan
kalian menjadi 2 orang tak saling kenal. Segala kemungkinan yang bisa
menjauhkan kalian berdua, dan dia benar benar lepas.
Mengakulah, kau sangat kehilangan
dia saat dia mulai mengurangi intensitasnya untuk menyapamu. Sekedar mengirim
pesan singkat tengah malam saat kalian sama sama berkutat dengan tugas dan
ujian, sekedar berbagi cerita ketika kalian lelah dengan kehidupan kalian
sekarang. Mengakulah !
Dan aku mohon, mengakulah saat
ini kau lelah dan kau menyerah dengan semuanya. Kau ingin dia datang kembali
dengan segala perhatiannya, dan kau pernah berkata tak akan melepasnya lagi
jika dia datang dan mengulang pertanyaan yang sama. Ingat ? masih kau mengelak
?
Egomu sangat tinggi sayang. Turunkanlah,
jika kau tak ingin kehilangan orang yang begitu berharganya di hidupmu. Ketika kau
melihat temanmu mengingatnya, temanmu yang dulu pernah menaruh hati padanya,
ada rasa sakit kan ? ada rasa takut kan ? takut jika akhirnya mereka berdua
bertemu kembali dan muncul berbagai kemungkinan.
Aku tau kau akan mengikhlaskan
mereka berdua, bagaimanapun kedunya adalah sahabatmu kan, aku tau. Aku tau
dengan cara itu kau tak akan pernah kehilangannya dan dia akan tetap selalu ada
disampingmu. Tapi yakinkah kau kuat melihatnya ? berkatalah tidak jika kau tak
mampu, jangan bersembunyi dibalik senyum dan tawamu nak.
Tapi masihkah kau mengelak jika
hatimu sudah berpindah ? masih bisa kau katakan bahwa tak ada perasaan apapun
untuknya, hanya sebagai sahabat tempat berbagai cerita ?
Aku sudah tak percaya. Aku melihat
senyummu ketika tiba tiba dia menghubungi. Aku melihat matamu berbinar jika
temanmu menanyakannya, dan segala cerita terlontar dari mulutmu. Dan aku tau
bagaimana reaksimu ketika ayahmu menanyakannya.
Hai hati kecil, mengakulah kau
telah jatuh padanya. Mengakulah jika sayang itu masih ada. Mengakulah 3 tahun penantianmu
tidak ada apa apanya dengan rasamu 7 tahun lalu kepadanya. Mengakulah kau ingin
dia kembali, mengatakan semuanya kembali dan kau ingin mengubah ucapanmu dari
tidak menjadi ya. Mengakulah sayang.
Dari aku,
Akal pikiranmu
Diposting oleh




0 komentar:
Posting Komentar
please leave your comment, thanks