WELCOME TO MY BLOG
0

mengakulah



Bagaimana jika ternayata kau salah mengambil langkah ? rasanya jalan yang kau pilih benar ya ? tapi nyatanya ? saat temanmu tak sengaja teringat dengannya karena ulahmu sendiri, kau ikut sakit kan ?

Dengan segala kejadian kurang lebih 1 tahun yang lalu, yang menyadarkan bahwa ternyata dialah yang pertama dan sadarlah, dia masih ada di salah satu bilik hatimu. Mungkin karena terlalu kecilnya dan ada yang lain hingga kau tak pernah sadar keberadaannya.

Kau rindu kan ? pasti kau mengelak. Mengaku lah kalah nak, egomu terlalu besar. Mengakulah ketika dia datang dan menawarkan perhatiannya ditengah penantian panjangmu kepada sesorang ada bagian dalam hatimu yang seakan menerima morfin. Masih saja kau mengelak ?

Mengakulah ketika akhirnya kau bertemu dengannya rasa itu masih sama dengan 7 tahun yang lalu. Mengakulah lewat pandangan mata kalian berdua. Pandangan mata yang sempat membuat iri teman temanmu ketika kau berbicara dengannya, masih sama kah ? atau ada perubahan ? mengakulah sayang.

Mengakulah ketika dia mengutarakan semuanya, ada perasaan terbang yang coba kau supressi, ya karena sifatmu yang mudah jatuh ketika yang kau inginkan itu lepas. Kau tak ingin dia lepas dari hidupmu dan akhirnya kau memilih mengucapkan kata tidak.

Mengakulah, alasanmu melepasnya bukan karena masa lalu nya atau sifatnya. Mengakulah jika sebenarnya kau terlalu sayang hingga kau takut akan segala kemungkinan yang bisa menyebabkan kalian menjadi 2 orang tak saling kenal. Segala kemungkinan yang bisa menjauhkan kalian berdua, dan dia benar benar lepas.

Mengakulah, kau sangat kehilangan dia saat dia mulai mengurangi intensitasnya untuk menyapamu. Sekedar mengirim pesan singkat tengah malam saat kalian sama sama berkutat dengan tugas dan ujian, sekedar berbagi cerita ketika kalian lelah dengan kehidupan kalian sekarang. Mengakulah !

Dan aku mohon, mengakulah saat ini kau lelah dan kau menyerah dengan semuanya. Kau ingin dia datang kembali dengan segala perhatiannya, dan kau pernah berkata tak akan melepasnya lagi jika dia datang dan mengulang pertanyaan yang sama. Ingat ? masih kau mengelak ?

Egomu sangat tinggi sayang. Turunkanlah, jika kau tak ingin kehilangan orang yang begitu berharganya di hidupmu. Ketika kau melihat temanmu mengingatnya, temanmu yang dulu pernah menaruh hati padanya, ada rasa sakit kan ? ada rasa takut kan ? takut jika akhirnya mereka berdua bertemu kembali dan muncul berbagai kemungkinan.

Aku tau kau akan mengikhlaskan mereka berdua, bagaimanapun kedunya adalah sahabatmu kan, aku tau. Aku tau dengan cara itu kau tak akan pernah kehilangannya dan dia akan tetap selalu ada disampingmu. Tapi yakinkah kau kuat melihatnya ? berkatalah tidak jika kau tak mampu, jangan bersembunyi dibalik senyum dan tawamu nak.

Tapi masihkah kau mengelak jika hatimu sudah berpindah ? masih bisa kau katakan bahwa tak ada perasaan apapun untuknya, hanya sebagai sahabat tempat berbagai cerita ?

Aku sudah tak percaya. Aku melihat senyummu ketika tiba tiba dia menghubungi. Aku melihat matamu berbinar jika temanmu menanyakannya, dan segala cerita terlontar dari mulutmu. Dan aku tau bagaimana reaksimu ketika ayahmu menanyakannya.

Hai hati kecil, mengakulah kau telah jatuh padanya. Mengakulah jika sayang itu masih ada. Mengakulah 3 tahun penantianmu tidak ada apa apanya dengan rasamu 7 tahun lalu kepadanya. Mengakulah kau ingin dia kembali, mengatakan semuanya kembali dan kau ingin mengubah ucapanmu dari tidak menjadi ya. Mengakulah sayang.


Dari aku,
 
 
Akal pikiranmu


0 komentar:

Posting Komentar

please leave your comment, thanks

Diberdayakan oleh Blogger.
Back to Top